SEO Tiang Listrik, antara Kebutuhan dan Idealisme

Setiap pegiat online, utamanya pemain SEO, lazimnya mengenal dua macam aliran. Ada White Hat dan ada pula Black Hat. Dari dua aliran ini kemudian muncul lagi Grey Hat. Disebut grey karena merupakan perpaduan atau kombinasi antara white dan black. Satu waktu berupaya melakukan langkah-langkah sesuai kaidah white hat dan di lain waktu terkadang menyelipkan langkah-langkah sebaliknya.

Jujur, saya belum dapat membedakan secara lengkap mana WH, BH dan GH. Asalkan mampu masuk halaman pertama mesin pencari, menurut saya itu sudah luar biasa. Tinggal bagaimana mengolah dan meng-updatenya agar posisinya dapat lebih baik lagi di waktu mendatang.

SEO Tiang Listrik

SEO Tiang Listrik

Boleh jadi, belum banyak di antara rekan-rekan pegiat online yang mengenal istilah ini. Mungkin terdengar sedikit lucu tapi begitulah kenyataannya.

Secara sederhana, SEO Tiang Listrik sejatinya merujuk pada sebuah teknik SEO yang sekilas mirip dengan gaya pemasaran offline yang memanfaatkan keberadaan tiang listrik.

Sebagai contoh, sering kita melihat pemilik jasa sedot WC atau semacamnya yang mencari calon konsumen dengan cara menempelkan brosur mereka di tiang-tiang listrik. Prinsipnya, semakin banyak nempelin brosur semakin bagus. Terlepas nanti ada yang baca atau tidak, ada yang menghubungi atau tidak, itu semua biar urusan belakangan. Dapat konsumen syukur, gak dapat juga tak masalah.

Data Wilayah

Dalam teknik SEO Tiang Listrik, data wilayah menjadi sangat penting untuk dimiliki. Minimal mencakup nama provinsi, kabupaten atau kota dan kecamatan. Kalau untuk ukuran Indonesia maka data wilayah ini akan menghasilkan puluhan provinsi, ratusan kabupaten kota dan (mungkin) ribuan kecamatan.

Artikel Spintax

Setelah data wilayah, komponen penting dari SEO Tiang Listrik adalah artikel spintax yakni sebuah artikel yang secara umum isinya sama namun ditujukan ke wilayah yang berbeda-beda. Umpamanya kita mentargetkan kata kunci rental mobil. Maka tentu akan ada Rental Mobil Jakarta, Rental Mobil Bandung, Rental Mobil Surabaya dan seterusnya dengan banyaknya wilayah yang kita tuju. Poin dan isi artikelnya sama yakni tentang rental mobil.

Otomatisasi

Setelah ada data wilayah dan artikelnya maka tahapan berikutnya adalah otomatisasi yakni bagaimana agar bisa mempublish ke banyak wilayah secara terjadwal. Bisa dibayangkan betapa repotnya jika harus manual satu-satu dengan jumlah wilayah yang mencapai ratusan hingga ribuan.

Indexing Mesin Pencari

Sekarang ini, proses indexing di mesin pencari tidak semudah membalik telapak tangan. Karena itu tetap lakukan proses ini dengan melakukan verifikasi domain dan mendaftarkan sitemap (peta situs). Meskipun punya ratusan URL hasil otomatisasi, tapi kalau gak ter-index ya percuma saja.

Update Konten

Untuk URL yang berhasil ter-index maka bagusnya lakukan update konten secara manual. Tujuannya agar kualitas konten menjadi lebih baik. Sebab namanya spintax tentu hasilnya gak sebaik atau sebagus manual.

Kualitas Domain

Tak bisa dipungkiri, salah satu faktor berhasil tidaknya penerapan SEO Tiang Listrik yaitu kualitas domain. Kualitas di sini salah satu indikatornya adalah gampang index. Syukur-syukur punya authority yang tinggi.

Resiko dan Konsekuensi

Penerapan SEO Tiang Listrik, selain memberikan kemudahan, juga mempunyai resiko dan konsekuensi tersendiri. Apalagi kalo bukan deindex, sebuah sanksi dari mesin pencari untuk situs-situs atau web yang dianggap melakukan pelanggaran atas kaidah yang ditetapkan. Itulah kenapa harus siapkan mental untuk melakukan SEO Tiang Listrik ini.

Penutup

Bagi sebagian orang, SEO Tiang Listrik adalah teknik yang paling cocok untuk situasi-situasi tertentu. Tapi bagi sebagian lain, teknik ini adalah teknik kotor (karena mirip spamming konten) yang seharusnya dijauhi dan dihindari.

Faktanya, untuk kata kunci tertentu, banyak web berhasil masuk di halaman pertama mesin pencari dan saat diamati ternyata menggunakan teknik SEO Tiang Listrik. Jadi debatable tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.