Intel Perkenalkan Platform VPRO Terbaru

Intel mengumumkan kehadiran platform Intel vPro terbaru, yang ditenagai oleh prosesor 12th Gen Intel Core yang menghadirkan prosesor-prosesor terbaik di dunia untuk meningkatkan produktivitas bisnis.

Dirancang secara khusus untuk bisnis, platform Intel vPro dengan prosesor 12th Gen Intel Core menyajikan produktivitas terdepan dan kinerja tertinggi serta keamanan platform yang paling komprehensif untuk seluruh perusahaan.

Dengan inovasi lebih dari 15 tahun, Intel vPro menyajikan portofolio platform yang sangat lengkap untuk memenuhi permintaan terhadap teknologi dan opsi-opsi komputasi untuk memberdayakan berbagai segmen perusahaan.

Adapun portofolio platform dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Pertama adalah Intel vPro Enterprise for Windows, Intel vPro Essentials, Intel vPro Enterprise for Chrome, Intel vPro Evo.

Berbasis teknologi proses Intel 7, platform Intel vPro terbaru dengan prosesor 12th Intel Core menawarkan desain cerdas yang memadukan Efficient-cores (E-cores) dan Performance-cores (P-cores), sehingga membuat pengguna bebas melakukan multitasking dan berkolaborasi serta mempercayai PC mereka untuk menangani aplikasi pengguna dan TI.

Pengalaman konektivitas dengan Intel Wi-Fi 6E (Gig+) dan Intel Connectivity Performance Suite8 seperti memiliki pakar TI yang terus-menerus memastikan pengalaman nirkabel yang seamless bagi pengguna.

Prosesor 12th Gen Intel Core telah ditingkatkan dengan dukungan memori DDR5 pada prosesor desktop, serta DDR5 dan LPDDR5 pada prosesor mobile. Workstation kelas entry-level yang menggunakan Intel vPro Enterprise juga mendukung memori ECC dengan chipset Intel yang sesuai.

Thunderbolt 4 menyediakan solusi docking kabel tunggal yang powerful untuk memperluas mobile workspace dengan beberapa monitor 4K, aksesori untuk meningkatkan produktivitas, dan kenyamanan ergonomis saat mengisi daya laptop secara bersamaan.

Tentang keamanan, platform vPro terbaru dengan prosesor 12th Gen Intel Core menawarkan keamanan paling komprehensif untuk bisnis dengan Intel Threat Detection Technology (Intel TDT).

Lebih lanjut, detektor mutakhir yang mampu mendeteksi serangan bergaya living off di darat dan di rantai pasokan, yang disebut deteksi perilaku anomali. Detektor ini menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat profil “perilaku aplikasi yang baik” dan memberi sinyal ketika terjadi anomali pada software keamanan di endpoint – semuanya secara real-time.

Selanjutnya, kemampuan berbasis silikon terbaru yang mendukung virtualisasi sistem operasi gelombang berikutnya, serta peningkatan pada chipset Intel dengan kemampuan mendeteksi munculnya new fault untuk membantu mencegah invasi kode berbahaya.

Lebih dari 150 desain di semua form factor dari produsen terkemuka akan tersedia tahun ini, menggabungkan keamanan dan pengelolaan platform vPro dan pengalaman pengguna yang luar biasa dari desain mobile Intel Evo.

sumber: Antara News

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *